rush weekends

Weekend yang cukup panjang kemarin, yang mestinya adalah father days, menjadi hari yang cukup kelabu. Dimulai pada hari jumat, ketika ‘aisyah mengalami demam yang cukup tinggi, hingga 38,2 derajat yang berlanjut dengan mencret dan muntah-muntah malam harinya. Ketika dibawa ke dokter, diindikasikan bahwa terjadi infeksi pada saluran pencernaan yang menyebabkan demam yang tinggi serta perut kembung, yang mengakibatkan angin pada perut mendorong keatas yang menyebabkan muntah dan dorongan angin kebawah yang menyebabkan mencret. Kondisi yang menyebabkan aisyah yang biasanya ceria, playon ksana kemari, ngrawuki shofiy, gojek bareng bapaknya, selama seharian hanya tidur-tiduran dan leyeh-leyeh saja, lemes, dan agak sedikit aleman.

Sumber penyebabnya, tidak diketahui secara pasti apakah karena sedang musimnya akibat perubahan cuaca yang ternyata juga dialami beberapa anak tetangga ataukah dari kebiasaanya ‘aisyah yang secara tidak sengaja sambil mandi minum air.

Sabtunya, ketika aisyah udah mulai baikan, gilirannya shofiy yang terkena sakit yang sama, demam yang cukup tinggi, muntah-muntah dan diare.

chopy lemes

Demam yang mungkin menyebabkan kepala pusing dan rasa tidak enak di perut akibat kembung, menjadikan Shofiy yang biasanya gampang tersenyum ketika di-liling menjadi pribadi yang sangat sensi, begini salah begitu salah, sering terbangun di malam hari, mudah  menangis dan kadang kala matanya menerawang cukup jauh memikirkan pemilihan presiden 2009.

Oleh dokter, diberikan beberapa obat, guanistrep untuk pengobatan simtomatrik pada diare, obat turun panas dan pedialit sebagai pengganti cairan tubuh yang hilang akibat diare. Untuk pemberian obat ke Shofiy, tidak terdapat permasalahan yang berarti, cukup dengan sedikit pelukan dan gendongan dan asi sebagai penawar obat yang sebenarnya tidak pahit dan lebih cenderung berasa manis, menjadikan obat lebih mudah diterima oleh Shofiy. Sedangkan untuk pemberian obat ke ‘Aisyah, beberapa kali pengalaman tentang tidak enaknya rasa obat, menjadikan ‘Aisyah mengerti kapan ketika harus melawan dan menangis ketika prosesi pemberian obat dilakukan.

Senin, suasana rumah masih dipenuhi tangisannya si Shofiy akibat pertarungan yang tidak seimbang dengan si ‘mbak dan teriakannya ‘Aisyah. Artinya semuanya sudah kembali seperti sedia kala, ‘Aisyah udah mulai aktif lagi, udah mulai ngisengin Shofiy kalo yang laen mulai agak lengah, dan Shofiy, sudah mulai murah hati memberikan senyumnya diantara pipinya yang menutupi wajah dan sudah kembali merasakan nikmatnya tidur seorang king of the house

king of the hos


About this entry