bukan WHAT, tetapi HOW

akhirnya, terjawab sudah pertanyaan kenapa ‘aisyah akhir-akhir ini mulai ngga doyan makan dan mulai ogah-ogahan setiap mau disuapin makanan, sementara dulu-dulu, semua jenis makanan, apa aja di sikat habis (kecuali susu sapi dan makanan formula) dari nasi + sayur, buah-buahan, tempe, tahu, kerikil, daun, kertas, sabun.

dan ternyata, masalahnya bukanlah jenis makanan apa yang si ‘mbak tidak doyan, tetapi bagaimana cara si ‘mbak makan.

menurut para ahli di bidang masalah anak, infonya dari sini, pada usia 12 – 24 bulan, pertumbuhan anak yang berimplikasi pada pemberian makanan, diantaranya :

  • keinginan yang tinggi untuk melakukan kegiatan sendiri tanpa bantuan;
  • mengangkat cangkir dan mendongakkan kepala saat minum, semakin sedikit minuman yang tumpah;
  • dapat memegang sendok dengan baik walau masih sering menumpahkan makanan;
  • mulai berjalan – tidak mau duduk diam untuk makan;
  • menyomot makanan dari piring orang lain;
  • mulai bisa makan sendiri dengan peralatan makan yang lengkap.

dan, inilah hasilnya, bagaimana si ‘mbak udah mulai belajar makan sendiri :

dan hasil akhir dari belajar makan sendiri itu adalah ini :

si cantik yang cemong, dan makanan yang habis manis…

makasih kepada bapaknya yang ikut mbantuin ngabisin…


About this entry