yaa akhi, segeralah nikahi dia…

yaa akhi…
telah banyak pulsa kau hamburkan,
hanya untuk sekedar berkirim pesan dan mendengar suara merdunya;
telah banyak bandwith kau habiskan,
hanya untuk sekedar mengirimkan smiley melalui messengermu;
telah banyak bensin kau bakar,
hanya untuk menjemput dan mengantarnya.

yaa akhi…
sangatlah melenakan ketika engkau dapat bersamanya,
ataupun sekedar mendengar suaranya;
tapi janganlah kau teruskan itu,
karna itu akan membinasakanmu;

yaa akhi…
aku tahu engkau mampu mengalahkan 10 laki-laki yang lebih besar darimu,
tapi menghadapi seorang wanita yang menarik hatimu,
kehancuranmu adalah sebuah keniscayaan,
ketika engkau tidak menghadapinya dengan cara yang benar.

yaa akhi…
tidak akan rela seorang bapak, yang mengetahui anaknya kau permainkan;
tidak akan terima seorang adik, yang melihat kakak perempuannya kau hinakan;

yaa akhi…
tunjukkanlah bahwa dirimu seorang laki-laki,
datangilah bapaknya untuk kau sampaikan hajatmu;

yaa akhi…
penolakan adalah sebuah kemungkinan,
tapi bukanlah itu akhir dari kehidupan;
karena selalu ada alasan dari setiap penolakan,
dari setiap orang tua yang menginginkan kebaikan;

yaa akhi…
berbekallah dengan ilmu agama,
dan berhiaslah dengan akhlak yang mulia,
niscaya tidak akan ada penolakan,
dari setiap orang tua yang tidak ingin melihat kehancuran.


About this entry