beautiful daughter of mine

selasa, 22 juli 2008 terjadi kejadian yang cukup menyedihkan, sekaligus sangat membanggakan.
ketika itu, secara tidak sengaja kakinya ‘aisyah terkena setrikaan yang baru saja selesai dipake si ‘mbak yang bantuin bersih-bersih rumah. waktu itu, setrikaan emang sudah ditaruh diatas rak meja, namun entah kenapa, ‘aisyah yg lagi maen-maen roll kabel , ga sengaja narik roll kabel yang menyebabkan setrikaan jatuh dan mungkin, kaki kanan ‘aisyah bagian atas menyenggol setrikaan yang masih panas tersebut. alhasil, kaki ‘aisyah yang masih halus itu melepuh.
Subhanalloh, tersayat rasanya hati ini ketika sore pas balik kantor, ummu ‘aisyah menunjukkan kaki kanan ‘aisyah yang melepuh, yang sebagian kulitnya nampak terkelupas serta daging yang terlihat agak kemerahan akibat panas setrikaan.

Tidak ada ringisan kesakitan, ataupun tangisan sedih ketika melihat wajah ‘aisyah sore itu. Wajahnya seperti biasa saja, masih nyengir kuda dengan enam gigi kecilnya dan mata kuyupnya yang baru saja bangun tidur.
Ummu ‘aisyah kemudian bercerita tentang betapa kuatnya ‘aisyah waktu itu. ‘aisyah sempat menangis, namun hanya sebentar dan tangisannya langsung berhenti ketika digendong dan lukanya diolesi salep. Setelah itu tidak ada tangisan lagi dari ‘aisyah, hanya waktu itu si ‘mbak agak sedikit manja yang inginnya selalu digendong dan mimik asi.
Siang sehabis bobo siang, ‘aisyah kembali normal seperti biasa, udah mulai lari-larian bareng rayyan (anak tetangga), mengejar-ngejar anak-anak kucing yang ada di halaman rumah, dan kadang-kadang meniup-niup sendiri kakinya yang melepuh. Cukup lucu juga katanya ummu ‘aisyah, karena yang sakit sebelah mana, tapi yang ditiup sebelah mana. Selain itu juga, kadang ‘aisyah memukul-mukul pahanya dengan tangannya. Ga tau yah, mungkin dia ingin menghilangkan rasa sakit yang ada di kakinya dengan menciptakan rasa sakit yang lain.
‘aisyah…’’aisyah…. anak’e sopo tho koe ki….

‘aisyah huwaidatunnisaa’ we are so PROUD of you!!!!

sesungguhnya, anak itu menyebabkan seseorang menjadi kikir, penakut dan senantiasa bersedih

Diriwayatkan oleh Al Hakim dalam Al Mustadrak : 179, oleh Al Haitsami dalam Majma’uz Zawaa-id VIII : 155, oleh Al Baihaqi dalam As Sunan Al Kubra X : 202, dari hadits Ya’la bin Munabbih Ats-Tsaqafi.


About this entry